Entertainment

Arti Logo Internazionale Milano Dari Masa Ke Masa

Wednesday, September 5, 2012

Jangan pernah sekali pun menganggap remeh sebuah logo. Meski kebanyakan hanya berupa gambar dan tulisan, didalamnya terkandung sejuta makna. Logo boleh jadi merupakan maksud dan tujuan klub, yang direfleksikanke dalam gambar atau tulisan. Setiap bentuk atau corak yang tertata disana, pasti ada artinya.

Terkadang, logo sebuah klub mengalami perubahan seiring perkembangan zaman, juga perjalanan klub tersebut. Ini juga berlaku terhadap logo Inter Milan. Saat pertama kali berdiri, tifografi IMFC (Internazionale Milan Football Club) melekat di logo klub yang berwarna emas. Selanjutnya, perkembangan logo Inter hampir tak pernah dipisahkan dari lambang ular-simbol kekuatan kota Milano dan tifografi IMFC.Berikut adalah Logo-logo Inter Milan dari berdiri hingga sekarang serta penjelasannya.


Adalah Giorgio Muggiani designer lokal perancang kostum inter milan yang diberi kepercayaan untuk mendisain logo generasi pertama. Bentuknya berupa lingkaran dengan warna emas, sesuai kostum Inter di awal berdirinya. Tifografi IMFC diletakkan didalam lingkaran.Warna hitam biru juga disertakan.





Logo ini dipakai pada masa Inter dipaksa memakai nama Ambrosiana Inter. Gambar Ular "simbol kota milan" diikutkan dalam upaya pencitraan klub dalam bentuk logo ini. Bentuk logo semula lingkaran berubah menjadi perisai. Tanda bahwa Itali saat itu terlibat Perang Dunia I. Tifografi IMFC tetap terasa, namun didisain lebih kecil dan ditempatkan diatas perisai.Perubahan lain, warna emas tak lagi mendominasi.









Pada era 1978-80 pada era Presiden Fraizzoli, logo dengan gambar ular diperkenalkan lagi.Tempatnya di tengah logo yang berbentuk perisai. Hanya,kali ini tifografi IMFC dihilangkan. Warna yang dominan adalah hitam biru. Sementara itu, tanda bintang ditempatkan ditengah perisai. Persis di depan kepala ular. Saat Inter merebut Scudetto di tahun 1988-89, logo ini masih dipakai. Baru di ganti memasukki musim 1991-1992.



 Ini logo yang dipakai inter saat tahun 2000-an. Logo Inter terdahulu, lingkaran berwarna dasar emas, digunakan sampai musim 1998-99.Setelah itu tak dipakai lagi, sebagai gantinya logo generasi pertama tersebut direnovasi oleh disainer bernama Nico Collona.
Bentuk tak berubah, tetap lingkaran.Tifografi IMFC pun tetap ada. Perubahan yang paling drastis adalah soal warna.Logo yang semula berwarna emas diganti dengan warna dominan hitam biru.Selain itu,tanda bintang yang semula diluar lingkaran, ditempatkan di dalam lingkaran tepat di depan tifografi.Tambahan lain,tulisan inter ditempatkan di bagian atas.Sementara, tahun berdirinya 1908, diletakkan di bawah.








Tahun 1960-an,atas usulan Presiden Angelo Moratti, tanda bintang dengan warna dasar emas diletakkan diatas logo Inter generasi pertama.Sang presiden ingin mengenang sekaligus menunjukkan bahwa Inter mampu meraih scudetto.Maklum, dalam khasanah sepak bola italia, lambang bintang identik dengan 10 scudetto.Perstasi besar sebuah klub yang harus ditonjolkan kepada publik, dan di pakai juga hingga sekarang.Bentuk logo utama sama sekali tidak mengalami perubahan.Tifografi IMFC tetap mendapat tempat
Continue Reading | comments

INTER DEVI VINCERE


INTER DEVI VINCERE

Ora, Tutta Quanta La                                              
Curva, Cantera' Per Te                                             
Inter, Devi Vincere                                                   
Inter, Devi Vincere          

                                       


Continue Reading | comments

Curva Nord Coreografie To Walter Zenga


Continue Reading | comments

Curva Nord Coreografi

Sunday, September 2, 2012




Inilah coreografi Pertama Curva Nord Milano

Continue Reading | comments

Korban kekerasan Supporter Di Italia

Friday, January 27, 2012

Budaya kekerasan dalam dunia sepakbola sering diidentikkan dengan kerusuhan antar suporter maupun perkelahian antar pemain dan ofisial tim. Pandangan tersebut tidaklah salah hanya saja tidak selamanya sepakbola itu selalu penuh dengan kekerasan meskipun sepakbola itu sendiri adalah olahraga yang keras.
Kekerasan dalam sepakbola tersebut merupakan evolusi dari budaya Ultras dan hooliganisme yang saat ini telah berkembang ke seluruh penjuru dunia. Hooliganisme tidak hanya mendorong kekerasan di dalam stadion tetapi juga menyebarkan benih-benih kekerasan di luar stadion. SEPAK BOLA Italia menyimpan cerita kelam. Di sana sering kali muncul kericuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Berikut kekerasan yang pernah terjadi.

1.Oktober 1979
Seorang fans Lazio bernama Vincenzo Paparelli meninggal sesudah dilempari bom api dalam derby melawan AS Roma.

2.Maret 1982
Tifosi AS Roma, Andrea Vitone tewas karena Romanisti lainnya membakar kereta yang membawa supporter mereka. Romanisiti melakukannya karena kesal timnya kalah dengan Bologna.

3.Oktober 1988
Pecah kerusuhan antara suporter Inter Milan dengan Ascoli. Nazzareno Filippini, seorang suporter Ascoli tewas delapan hari sesudah bentrokan karena luka-luka yang dideritanya sewaktu diserang pendukung Inter.

4.Januari 1995
Sebelum pertandingan melawan AC Milan, seorang fans Genoa, Vincenzo Spagnolo tewas tertusuk pisau.

5.Juni 2001
Partai Catania vs Messina membawa korban. Seorang penonton bernama Antonio Curro mati akibat terkena ledakan bom rakitan.

6.September 2003
Napoli terpaksa memainkan lima pertandingan tanpa penonton akibat perkelahian yang muncul di lapangan dalam pertandingan melawan Avellino. Dalam insiden itu 30 polisi cedera dan seorang fans bernama Sergio Ercolano tewas terjatuh dari tribun.

7.Maret 2004
Derby della Capitale lagi-lagi memicu kerusuhan. Suporter Roma turun ke lapangan untuk menemui kapten Francesco Totti agar menghentikan pertandingan. Hal itu dilakukan karena ada rumor polisi membunuh seorang suporter.

8.September 2004
Pertandingan antara Roma dan Dynamo Kyiv di Liga Champions ditunda karena wasit Anders Frisk terluka akibat terkena korek api yang dilemparkan suporter dari tribun.

9.April 2005
Kiper Milan, Nelson Dida cedera setelah dilempati kembang api oleh suporter Inter di dalam pertandingan perempat final Liga Champions 2004-05. Pertandingan itu akhirnya dihentikan.

10.Februari 2007
Seorang polisi bernama Filippo Raciti terbunuh dalam kericuhan antarsuporter Palermo dan Catania

11.November 2007
Gabriele Sandri, seorang fans Lazio meninggal karena terkena peluru nyasar yang ditembakkan polisi untuk meredakan kerusuhan antara suporter Lazio dengan Juventus.
Continue Reading | comments

Profil Alessandro Mazzola

Sunday, October 9, 2011


Salah satu legenda Inter Milan yang lahir di turin (Italia) namun besar menjadi bintang di Inter Milan ialah Alessandro Mazzola atau yang selama ini kita kenal dengan Sandro Mazzola.Sandro mazzola lebih memilih menjadi pemain Inter ketimbang harus meneruskan kebintangan sang ayah (Valentino Mazzola) yang bermain di Fc.Torino, walaupun begitu Sandro Mazzola tetap harus menerima beban harapan yang tinggi dari publik kalau dirinya sehebat sang ayah.Sandro Mazzola harus menjalani hidup sebagai anak yatim ketika berusia 6 tahun. Sang ayah tewas bersama 30 penumpang lainnya termasuk pemain Fc.Torino akibat tragedi SUPERGA pada 4 mei 1949,kejadian ini membuat Sandro menjalani hidup tanpa bimbingan ayahnya.

Namun pengalaman buruk dimasa kecilnya ini
tidak membuatnya putus asa. Bakat sepak bola sudah terlanjur mengalir didalam darahnya,dia sudah menendang bola saat menemani ayahnya berlatih bersama Fc.Torino. Bahkan Mazzola sering diajak ayahnya saat memperkuat timnas Italia. Seringnya mengikuti kegiatan sang ayah membuat dirinya banyak dikenal para pemain Torino maupun timnas Italia saat itu. Dari sanalah karier sebagai pebola professional bisa dimulai. Namun, saat Mazzola pertama kali bergabung dengan Inter Milan justru bukan sebagai pemain melainkan sebagai maskot tim...

Suatu hari setelah tragedi SUPERGA Benito Lorenzi striker Inter Milan yang merupakan partner di timnas Italia dan salah satu sahabat sang ayah datang kerumah Sandro yang saat itu sedang bersedih setelah kehilangan ayahnya. Dia meminta izin kepada ibu Sandro Mazzola agar anaknya diizinkan menjadi maskot tim di (Inter Milan).

Dari seorang maskot, Sandro kemudian menjadi pemain binaan Inter. Nama besar ayahnya cukup mendukung karier yang diretasnya, namun nama besar ayanhnya pula yang sempat membuatnya nyaris mengubur mimpi menjadi pebola andal. Maklum , publik terlalu berharap banyak bisa kembali menyaksikan kehebatan sang ayah lewat penampilan Mazzola. Saking beratnya tekanan publik kepadanya Sandro pernah mencoba mengalihkan kariernya sabagai pemain basket.

Akhirnya,dengan tekatnya Sandopun memilih sepakbola. Pilihan Sandro setelah dilanda kebimbangan rupanya sangat tepat,bahkan mungkin dia berkembang lebih baik dari sang ayah. Selain sama-sama menjadi penyerang, Sandro punya kemampuan lain yang belum sempat ditunjukan ayahnya,dia punya daya kreativitas tinggi dalam merancang serangan. Sandro Mazzola memang bukan penyerang biasa.Urusan mencetak gol sudah jelas memang itu kemampuan utamanya,kemampuan yang sempat mencatatkan namanya menjadi Top Skorer Serie-A pada musim 1964-1965 dengan 17 gol, sekaligus memberikan scudetto bagi Inter di musim yang sama. Pada tahun ini pula Sandro Mazzola berhasil mengantarkan Inter Milan merengkuh trofi Liga Champion pertamanya dengan mengalahkan tim kuat saat itu yaitu Real Madrid pada partai final dengan skor 3-1. Dua gol diantaranya merupakan sumbangan dari Sandro Mazzola. Hanya sekedar pemberitahuan pada saat itu Real Madrid diperkuat oleh bintang-bintang top dunia seperti Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas.

Di luar kemampuan standar sebagai striker ,Sandro Mazzola dikenal mempunyai umpan akurat plus dribble dan kontrol bola yang mumpuni. Pergerakannya di atas lapangan mampu memberi ruang bagi pemain lain merangsek ke pertahanan lawan. Banyak yang menyebut kemampuan Sandro Mazzola bisa dilihat pada diri Fransesco Totti dan Alessandro Del Piero (waktu muda).
Kalau untuk era yang sama ada Gianni Rivera, kala itu keduanya malh bersaing langsung untuk menjadi playmaker andalan Italia. Keduanya menganggap diri masing-masing lebih baik dari rivalnya. Rivalitas itu justru menjadi salah satu faktor yang membuat penampilan Sandro Mazzola semakin bersinar. Dia adalah salah satu pahlawan InterMilan di 1960-an,salah satu pahlawan terbesar di masa La Grande Inter. Sosok yang patut menjadi Legenda Inter karena setia hingga mundur dari sepak bola.

BIODATA SANDRO MAZZOLA
Nama Lengkap :
Alessandro Mazzola
Lahir :
Turin (Italia), 8 November 1942
Posisi :
Striker , Playmaker.
Klub :
Inter Milan (1960 - 1977)
Main / gol :
Serie-A : 418/116
Liga Champion : 67/18
Coppa Italia : 80/24
Prestasi :
Scuddeto : 4 (1962-1963, 1964-1965, 1965-1966,1970-1971)
Liga Champion : 2 (1963-1964, 1964-1965)
Piala Interkontinental (sekarang Piala Dunia Antar Klub) : 2 (1964 ,1965)
Piala Eropa : 1 (1968)
Continue Reading | comments

LEGENDA SEPANJANG SEJARAH INTER MILAN

Friday, October 7, 2011

Penampil terbanyak:
1.Javier zanetti 580-masih bermain.


2.Giuseppe Bergomi  519



Topskorer sepanjang masa: Giuseppe Meazza  197











Topskorer dalam satu musim: Antonio Valentin Angelillo  33 (1958-59)








Jumlah poin terbesar/terkecil: 97 (2006-07) / 26 (1941-42)
Kemenangan kandang terbesar: 9-0 v Casale (1933-34)
Kekalahan kandang terbesar: 0-6 v Milan (2000-01)
Kemenangan tandang terbesar: 6-0 v Udinese (1960-61) & v Bologna (1988-89)
Kekalahan tandang terbesar: 1-9 v Juventus (1960-61)
Kemenangan terbanyak/tersedikit: 30 (2006-07) / 7 (1950-51)
Kekalahan terbanyak/tersedikit: 19 (1947-48) / 1 (2006-07)
Gol terbanyak/tersedikit: 107 (1950-51) / 26 (1974-75)
Kebobolan terbanyak/tersedikit: 60 (1947-48/49-50) / 17 (1986-87)

Continue Reading | comments

Sport

Random Post

Entertainment

World News

Random Post

>> <<

 
Support : Creating Website | Johny Template | Maskolis | Johny Portal | Johny Magazine | Johny News | Johny Demosite
Copyright © 2011. Inter News Update - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger